Agen999

Friday, February 27, 2015

AGEN BOLA - Drogba dan Cerita Sukses di Final Bersama Chelsea

AGEN BOLA - Drogba dan Cerita Sukses di Final Bersama Chelsea - Chelsea akan menghadapi Tottenham Tottenham Hotspur di final Piala Liga Inggris. 'Si Biru' tentunya bakal berharap banyak pada tuah Didier Drogba yang selalu cemerlang jika tampil di partai final.


AGEN BOLA - Drogba dan Cerita Sukses di Final Bersama Chelsea -
Gelar Piala Liga Inggris tentu akan diincar Chelsea di partai yang dihelat di New Wembley, Minggu (1/3) malam WIB besok. Meski kelasnya tak sebesar Premier League atau Piala FA, namun trofi tersebut bisa jadi pembuka jalan bagi hadirnya trofi-trofi lain di sisa musim ini.


AGEN BOLA - Chelsea mendapat keuntungan tersendiri ketika mereka tak tampil di kompetisi Eropa pertengahan pekan ini, sementara Spurs yang jadi lawan baru saja menelan kekecewaan usai disingkirkan Fiorentina di babak 32 besar Liga Inggris.


Peluang The Blues untuk jadi juara kian besar karena hadirnya kembali sosok yang kerap membantu datangnya trofi-trofi klub tersebut dalam satu dekade terakhir. Dia adalah Drogba yang punya julukan Mister Final atau Mister Wembley.

Julukan itu bukan tanpa alasan karena sembilan kali Drogba tampil di final bersama Chelsea, tujuh berhasil dituntaskan dengan trofi di tangan. Sementara dua berujung kekalahan, yakni saat takluk dari Spurs di final Piala Liga Inggris dan Liga Champions dari Manchester United, seluruhnya terjadi di tahun 2008.

Di tujuh final yang sukses dimenanginya, Drogba bikin sembilan gol dengan lima di antaranya menjadi penentu kemenangan. Paling krusial tentu di tahun 2012 saat membawa klub London Barat itu menjadi juara Liga Champions serta Piala FA, di mana dia mencetak gol di laga-laga itu.

AGEN BOLA


"Ini akan jadi salah satu yang penting, karena setelah kembali ke sini usai dua tahun pergi, sekali lagi kami tampil di final. Jadi saya sangat ingin memenanginya," sahut Drogba di Sky Sports.

"Penting untuk Anda memenanginya jika sudah sampai di final dan setelah itu rasanya menyenangkan ketika menjadi juara," sambungnya.

"Anda akan selalu mengingat sebuah kekalahan, seperti melawan Manchester United di Moskow atau Tottenham di tahun 2008. Saya sudah pernah merasakan kekalahan di final sebelumnya, jadi saya takut untuk kalah lagi dan mungkin itulah mengapa saya selalu tampil maksimal."

"Tidak ada keinginan untuk balas dendam setelah tujuh tahun berlalu - mereka pantas menang ketika itu dan saya harap hasilnya berbeda Minggu nanti," demikian pemain asal Pantai Gading itu.


No comments:

Post a Comment