AGEN BOLA - Dua Poin yang Jadi Penentu Liverpool vs Tottenham - Liverpool yang terseok-seok pada awal musim, mulai kembali ke jalur yang benar setelah tidak terkalahkan dalam 8 pertandingan terakhir. Tidak hanya itu, gawang mereka pun tidak kejebolan dalam empat pertandingan terakhir di Liga Inggris.
AGEN BOLA - Sedangkan pada kubu tim tamu, para pemain Tottenham sedang dalam mental yang sangat prima setelah akhir pekan lalu berhasil menang dalam duel North London Derby. Penyerang muda mereka, Harry Kane, menjadi salah pencetak gol terbanyak Liga Inggris dengan 12 gol.
Penyerang yang masih berusia 21 tahun ini kini telah menjelma menjadi striker yang sangat ditakuti lawan.
Tidak hanya itu, pertarungan Liverpool melawan Tottenham dini hari nanti pun menjadi ajang balas dendam tersendiri bagi Tottenham. Pasalnya, dalam 3 pertemuan terakhir Tottenham dengan Liverpool, 12 gol sudah bersarang ke gawang Tottenham tanpa sekalipun Tottenham mampu membalas. Maka tentu saja, pada pertandingan kali ini, Tottenham tidak akan rela dipermalukan untuk keempat kali berturut-turut.
Liverpool Diterpa Badai Cedera
Tuan rumah Liverpool sedang dirundung masalah dengan cederanya beberapa pemain andalan mereka. Gelandang bertahan andalan mereka, Lucas Leiva, mengalami cedera saat bertanding melawan Everton akhir pekan lalu. Leiva hanya mampu bermain 16 menit sebelum kemudian ditarik keluar digantikan Joe Allen.
Dikabarkan Lucas mengalami masalah pada pangkal pahanya sehingga harus absen hingga satu bulan. Maka mau tidak mau Brendan Rodgers harus mencari penggati Lucas pada pertandingan ini.
Tidak hanya Lucas, Rodgers pun masih harus cemas dengan tiga gelandang serangnya, Coutinho, Sterling, dan Lallana.Ketiga pemain ini masih dalam kondisi tidak fit untuk bisa tampil pada pertandingan ini.
Di sisi lain, Tottenham sama sekali tidak terkendala pada masalah cedera pemain. Mauricio Pochettino mampu memilih setiap opsi yang dia inginkan dalam menyusun pemain. Pochettino bisa memilih untuk menempatkan Eriksen di kiri dan menjadikan Dembele sebagai gelandang serang, atau menempatkan Eriksen di tengah dan memasukan Nacer Chadli di kiri. Tentu saja Pochettino akan mencoba merancang susunan formasi yang paling baik untuk membongkar pertahanan Liverpool.
Brendan Rodgers kemungkinan akan tetap mempertahankan formasi 3-4-3 yang sudah membawa hasil positif bagi Liverpool di beberapa pertandingan terakhir ini. Absennya Lucas Leiva kemudian akan membuat Steven Gerrard digeser lebih ke belakang untuk berpasangan dengan Jordan Henderson di tengah. Sedangkan untuk trio penyerang, Daniel Sturridge akan didampingi oleh Lallana dan Coutinho.
Sedangkan pada pihak Tottenham, Pochettino juga akan mempertahankan formasi yang sudah menjadi andalannya pada musim ini. Dengan menggunakan 4-2-3-1, Mason dan Bentaleb akan berduet sebagai poros ganda. Sedangkan untuk gelandang serang, Pochettino kemungkinan akan memainkan Erikson berdiri di belakang Harry Kane yang bermain sebagai penyerang tunggal.
Ancaman Harry Kane
Dengan hanya memasang Harry Kane seorang diri di depan, tentu akan sulit untuk melawan 3 bek Liverpool yang berada di tengah. Namun, perlu dicermati bahwa Harry Kane bukan penyerang yang hanya bergerak statis di wilayah tengah. Harry Kane hampir selalu diberikan keleluasaan bergerak keluar area kerjanya untuk menjemput bola. Dengan begitu, Kane akan terlepas dari penjagaan tiga bek Liverpool.
Pergerakan ini tidak sekedar membuat Harry Kane bisa menerima bola. Patut diingat bahwa Liverpool hanya menempatkan dua gelandang di tengah. Padahal, Tottenham sendiri memiliki 3 orang gelandang serang. Maka, hadirnya Kane yang bergerak menjemput bola, akan membuat Liverpool semakin kalah dalam jumlah di wilayah tengah lapangan. Hal ini akan sangat berpotensi untuk membuat Tottenham menguasai penuh lapangan tengah.
Jika hal ini sampai terjadi, maka bukan tidak mungkin bencana besar akan melanda Liverpool. Pasalnya, mereka bisa benar-benar kesulitan untuk menyerang maupun bertahan.
Ketika bertahan, kalahnya jumlah di area tengah akan membuat kondisi serba salah bagi ketiga bek Liverpool. Mereka bisa maju untuk membantu dua gelandang di tengah. Namun konsekuensinya, mereka akan menciptakan ruang di area pertahanan Liverpool. Ruang ini sangat berisiko untuk dieksploitasi pemain Tottenham.
Saat menyerang, Liverpool yang senang memainkan bola-bola pendek, tentu membutuhkan dua pemain gelandangnya untuk mengalirkan bola ke depan. Ketika dua gelandang mereka tidak bisa berfungsi karena diisolasi pemain Tottenham, maka secara otomatis akan sulit bagi Liverpool untuk bisa membangun serangan.
Memanfaatkan Ruang Antarlini Tottenham
Namun, bukan berarti Liverpool tidak memiliki kesempatan menang pada pertandingan kali ini. Seperti yang kita ketahui, Liverpool memiliki tiga striker di depan yang memiliki pergerakan sangat berbahaya. Ketiga penyerang ini akan memanfaatkan ruang antar lini yang tercipta pada wilayah lawan untuk menciptakan peluang.
Jika Everton bermain agresif dengan menekan gelandang Liverpool. Secara otomatis dua pemain poros ganda Tottenham akan berposisi lebih naik untuk menyesuaikan dengan gelandang serang mereka. Hal ini berarti, ada ruang yang bisa dimanfaatkan penyerang Liverpool, pada area di belakang poros ganda dan barisan pertahanan Tottenham.
AGEN BOLA
Kesimpulan
Kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk bisa memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen. Maka kedua tim pastilah akan bermain ngotot untuk merebut angka terlebih dahulu.
Pergerakan Harry Kane di depan bisa menjadi penentu bagi Tottenham untuk mencuri gol ke gawang Liverpool. Sedangkan di kubu Liverpool, mereka memiliki trisula penyerang yang pandai memanfaatkan ruang antar lini di area pertahanan Tottenham. Dua bagian dair kedua tim inilah yang mungkin akan menentukan tim mana yang akan tersenyum pada akhir pertandingan.
Dengan pola permainan yang diperagakan kedua pelatih, kedua tim akan bermain sangat terbuka. Bukan tidak mungkin hal ini justru akan menciptakan banyak kesempatan bagi lawan untuk menciptakan peluang. Dengan begitu, gol dalam jumlah besar pun mungkin akan terjadi.
Ditambah lagi dengan misi balas dendam yang sedang diusung Tottenham. Setelah dipermalukan Liverpool 3 kali berturut-turur, mereka tentu ingin membuat Liverpool merasakan malu di depan publik anfield. Maka hal ini membuat kemungkinan terjadinya gol dalam jumlah banyak akan semakin besar.
====
*dianalisis oleh @panditfootball. Profil lihat di sini.




No comments:
Post a Comment